Hot Tips Bikin Website Bagus

July 9, 2009

Website yang bagus itu kaya apa, im? sms seorang Executive Creative Director sebuah biro iklan yang banyak menangani sejumlah brand besar lokal mau pun international.

Karena yang bertanya adalah seorang yang bekerja di biro iklan,maka kategori website yang dimaksud di sini adalah website campaign sebuah brand, yang biasanya life cycle-nya pendek.

Untuk kategori ini, menurut saya cara menilainya sederhana yaitu kembalikan ke objektif awal keberadaannya di internet.

Jika objektifnya membangun awareness, maka bagus/tidaknya bisa dilihat dari terciptanya awareness dalam kurun waktu tertentu. Indikator pertamanya adalah jumlah visit dan lama visit, meski dua hal tersebut tidak bisa berdiri sendiri tanpa ditambah online research. Karena seseorang yang melakukan visit belum tentu aware dengan isi website.

Jika objektifnya membangun image sebuah brand baru, maka bagus/tidaknya dilihat dari persepsi konsumen setelah melihat website tersebut. Sesuaikah image yang diharapkan pemilik brand dengan yang diterima konsumen?

Jika objektifnya mengumpulkan member, maka bagus/tidaknya dilihat dari jumlah member yang terkumpul dalam waktu tertentu.

Dan seterusnya. Dan seterusnya.

Artinya, campaign site yang bagus adalah yang meet the objektif. Menjawab objektif awal. Untuk itu lah, sebelum melakukan online campaign, hal yang pertama yang harus dilakukan adalah meruncingkan objektif.

Bagaimana jika ternyata gagal mencapai objektif? Jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa branding site nya kurang dimarketingkan. Karena biasanya, kegagalan disebabkan oleh tidak dipatuhinya rambu-rambu online seperti aksesibilitas, usabilitas,content management dan lain-lain.

Seperti misalnya, membangun site dengan objektif mengumpulkan member/brand loyalits, tapi site dibuat dengan flash-flash berat sehingga sulit diakses. Kalau diakses saja susah, bagaimana bisa mengundang banyak member?

Atau objektifnya membangun awareness produk tapi menu informasi terselip diantara info-info lainnya atau penamaan menu yang tidak mencerminkan content. Coba deh, lebih informatif mana judul menu ‘about us’ dengan ‘click me’ ? Alih-alih mencoba kreatif, yang terjadi malah membuang waktu konsumen dan bikin konsumen pergi tanpa ingin tahu lebih jauh.

dikutip dari Iin Fahima

Entry Filed under: PR 2.0. Tags: , , , .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


This blog contributes for PR world and related fields, by exploring the insights, challenges, changes and strategy.

 

July 2009
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Archives

Recent Posts

Categories

Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Recent Comments

betul bgt tuh heeee on Ibu dan Facebook
afrilwibisono on Strategic Campaign Internal Ev…
wiluyo karyanto on Strategic Campaign Internal Ev…
yugo on Kampanye Public Relations
tony sardjono on Spiral of The Silence & Th…

Blogroll

What is Social Media?